Mental menurun ketika dikelilingi oleh orang-orang yang baik, agamis, dan cerdas. Itu hal yang berat dan terjadi sekarang. Mereka sungguh baik, berbeda sekali denganku yang hanya termenung dan terduduk di antara mereka yang selalu tegak. Berceritalah aku kepada sahabat, Ia memarahi ku dengan maksud agar aku menjadikan mereka motivasi. Ntahlah, hari kemarin sangatlah tidak menyenangkan dan akhirnya pikiran berbaur dengan amarah sehingga kejernihan tercemar sifat yang buruk. Berusaha menguatkan diri, setengah mati rasanya hidup di dunia. Beribu detik terlewati, akhirnya aku keluar untuk menghibur diri. Bersyukur sedikit menenangkan hati bukan berarti melupakan masalah. Ada hal lain yang membuatku lebih tenang lagi, Ia wanita yang ku kagumi. Walaupun sebelumnya sedikit memberikan amarah padanya, namun ketika mengantarkan-Nya ke tempat pembaringannya sungguh senang rasanya. Melewati tengah malam denganya walaupun hanya beberapa detik, agung rasanya. Setelah semuanya terpikirkan, aku tahu bahwa ini hanyalah satu dari berjuta fase dalam kehidupan di dunia. Semua bisa membaik ketika mengahadapinya dengan tenang. Jangan sampai Amarah mengalahkan kita. Kita tidak tahu selama apa fase itu bertahan. Yang jelas, kehidupan cinta akan berlanjut menuju masa depan dengan dorongan masa lalu dengan-Nya. Berharap.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar