Contoh dampak positifnya adalah bertambahnya lapangan pekerjaan, membantu perekonomian daerah serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam kehidupannya. Namun dibalik semua itu, dampak negatifnya harus lebih diperhatikan agar masyarakat tahu resiko atas pengalihan fungsi lahan tersebut. Dampak negatif dari pengalihan fungsi lahan pertanian tersebut cenderung ke lingkungan alam. Seperti yang kita tahu, sudah beberapa tahun ini Pringsewu mengalami pembangunan yang luar biasa sehingga bangunan-bangunan memenuhi daerah ini. Contoh dampak negatif terhadap lingkungan alam adalah udara semakin panas, lahan untuk penghijauan berkurang dan masih banyak lagi. Dan satu hal lagi, pengalihan fungsi ini juga merugikan petani dan buruh di Pringsewu. Ketika tempat mereka mencari nafkah di ratakan oleh tanah, ke mana mereka akan menghidupi sanak keluarganya? Apa lagi jika pengalihan fungsi ini untuk pembangunan seperti mall, cafe atau tempat yang tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat Pringsewu sendiri, justru akan membunuh perekonomian masyrakat di Pringsewu.
Rabu, 20 November 2013
Pengalihan fungsi lahan pertanian di Kabupaten Pringsewu mungkin banyak masyarakatnya sendiri yang belum tahu tentang rencana dari pemerintah ini. Pengalihan fungsi ini harus diperkenalkan kepada masyarakat agar masyarakat ikut campur dan lebih tahu serta cerdas dalam menanggapi hal tersebut. Semua masyarakat harus tahu prospek dalam alih fungsi lahan pertanian ini, apakah pengalihan fungsi tersebut hanya menguntungkan sebelah pihak atau membantu dalam hal pembangunan Kabupaten Pringsewu sehingga semua pihak tidak ada yang dirugikan. Pengalihan fungsi lahan pertanian ini pastinya memiliki dampak positif dan negatif untuk semua pihak di Kabupaten Pringsewu, yang jelas bagi masyarakat, pemerintah dan dampak bagi lingkungan alam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar