Dengan hitam dan putih
Ku lukiskan hari ini
Di atas hati tanpa nurani
Pikirku padanya
"Apa aku indah tanpa bangganya?"
Benakku padanya
"Apa aku dosa di hatinya?"
Sejenak angin menari
Senja pun selalu menyertai
Di depan dua insan yang abadi
Aku dan Ia yang berkerudung putih
Ia memberiku setitik cahaya
Di mana tak ada manusia memuja berhala
Seketika itu juga Ia membunuhku dengan keji
Untuk aku hidup kembali di lembah nan suci
Tidak ada komentar:
Posting Komentar